jump to navigation

SHALAT SUNNAH GHUFAILAH DAN DO’A QUNUT YANG MUSTAJABAH 21 September 2011

Posted by mamazahra in Islam dan Kalam Suci.
Tags: , , , , , , , , , , ,
trackback

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM…

ALLAHUMMA SHALLI ‘ALA MUHAMMAD WA AALI MUHAMMAD
Di dalam kitab Mafatihul Jinan, Bab 1, Hal 105 karya Syekh Abbas al Qummi (semoga Allah swt mensucikan ruh beliau) yg menukil dari kitab Misbah al Mutahajjid. Diriwayatkan bahwa para Imam Ahlulbayt yg bersumber dari Rasulullah saww selalu melakukan shalat sunnah Ghufailah.

Shalat sunnah Ghufailah ini dilakukan setelah shalat Maghrib. Shalat sunnah Ghufailah terdiri dari dua raka’at yg diselingi oleh do’a Qunut yg mustajabah.

Berikut cara mengerjakan shalat sunnah Ghufailah :

Pada rakaat pertama setelah membaca surah Al-Fâtihah bacalah ayat 87-88 dari surah Al Anbiya, seperti berikut ini:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

وَ ذَا النُّوْنِ إِذْ ذَهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ أَنْ لَنْ نَقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادَى فِي الظُّلُمَاتِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِيْنَ فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَ نَجَّيْنَاهُ مِنَ الْغَمِّ وَ كَذَلِكَ نُنْجِي الْمُؤْمِنِيْنَ

Artinya:
“Dan (ingatlah kisah) Dzun Nuun (Nabi Yunus as), ketika ia pergi dalam keadaan marah (frustasi-pen), lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya). Maka ia (Nabi Yunus as-pen) menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: “Tidak ada Tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim. Maka Kami telah memperkenankan do’anya dan menyelamatkannya daripada kedukaan, dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.”

Pada rakaat kedua setelah membaca surah Al-Fâtihah bacalah ayat 59 dari surah Al An’am, seperti berikut ini:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
وَ عِنْدَهُ مَفَاتِحُ الْغَيْبِ لاَ يَعْلَمُهَا إِلاَّ هُوَ وَ يَعْلَمُ مَا فِي الْبَرِّ وَ الْبَحْرِ وَ مَا تَسْقُطُ مِنْ وَرَقَةٍ إِلاَّ يَعْلَمُهَا وَ لاَ حَبَّةٍ فِي ظُلُمَاتِ الْأَرْضِ وَ لاَ رَطْبٍ وَ لاَ يَابِسٍ إِلاَّ فِيْ كِتَابٍ مُبِيْنٍ

Artinya:
“Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis di dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)”

Setelah itu lakukan takbir dan angkatlah tangan Anda kemudian bacalah doa qunut berikut ini (sebelum ruku’):

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ بِمَفَاتِحِ الْغَيْبِ الَّتِيْ لاَ يَعْلَمُهَا إِلاَّ أَنْتَ أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ وَ أَنْ تَفْعَلَ بِيْ
Allaahumma innii as’aluka bimafaatihul ghaibi, allatii laa ya’lamuhaa illaa anta, antushalliya ‘alaa Muhammadin wa Aalihi, wa antaf’ala bii….

Artinya:
“Ya Allah, aku mohon kepada-Mu dengan kunci-kunci alam ghaib yang tiada seorang pun mengetahuinya kecuali Engkau agar Engkau melimpahkan shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, dan menganugerhakan kepadaku …” (ucapkanlah segala hajat/keinginan anda kepada Allah swt-secara zahar).

Kemudian bacalah:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ وَلِيُّ نِعْمَتِيْ وَ الْقَادِرُ عَلَى طَلِبَتِيْ تَعْلَمُ حَاجَتِيْ فَأَسْأَلُكَ بِحَقِّ مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ عَلَيْهِ وَ عَلَيْهِمُ السَّلاَمُ لَمَّا قَضَيْتَهَا لِيْ
Allaahumma anta waliyyu ni’matii walqaadiruu ‘alaa thalibatii ta’lamu haajatii, fa as’aluka bi haqqi Muhammadin wa Aalihi ‘alayhi wa ‘alayhissalaam lamaa qadaytahaalii….

Artinya:
“Ya Allah, Engkau adalah pemilik karuniaku, mampu untuk mengabulkan segala permintaanku dan mengetahui segala keinginanku. Aku mohon kepada-Mu dengan hak Nabi Muhammad dan keluarganya agar Engkau mengabulkan segala permintaanku.”

Kemudian sebutkanlah segala hajat dan keinginan Anda. Diriwayatkan bahwa barangsiapa yang mengerjakan shalat Ghufailah ini dan memohon segala keinginannya kepada Allah, niscaya Allah swt akan mengabulkan segala permohonannya itu.

Lalu lakukan ruku’ dan seterusnya hingga tahiyyat dan diakhiri dgn salam.

Advertisement

Comments»

1. elisa cintia - 3 January 2012

Subhanallah….

Syukron sudah diingatkan….

Allahumma Shali ala Muhammad wa aali Muhammad….

2. mamazahra - 13 January 2012

Syukran kembali Ukhti Elisa…

Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa Aalihi Thahirin.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.