jump to navigation

Coklat Dapat Melindungi Kerusakan Gigi 13 July 2011

Posted by mamazahra in Kesehatan Keluarga.
Tags: , , , , , ,
2 comments

Para peneliti telah menemukan bahwa coklat dapat mencegah kerusakan terhadap gigi. Hal ini begitu berhasil dalam memerangi pembusukan bahwa para ilmuwan percaya beberapa komponen yang mungkin satu hari ditambahkan untuk obat kumur atau pasta gigi.

Studi yang dilakukan oleh para peneliti di Osaka University di Jepang menemukan bahwa bagian-bagian biji kakao, bahan utama cokelat, menggagalkan bakteri mulut dan kerusakan gigi.

Mereka menemukan bahwa biji kakao kulit – bagian luar dari kacang yang biasanya pergi ke limbah dalam produksi coklat – memiliki efek anti bakteri pada mulut dan dapat melawan secara efektif melawan plak dan agen merusak lainnya.

Pembusukan gigi terjadi ketika bakteri dalam mulut berubah menjadi asam, yang merusak di permukaan gigi dan menyebabkan karies.

Para ilmuwan Jepang menemukan coklat yang tidak terlalu berbahaya daripada banyak makanan manis yang lainnya, karena agen antibakteri pada biji kakao offset gula tingkat tinggi.

Setelah tiga bulan, penelitian ini menemukan bahwa angka dengan diet gula tinggi memiliki 14 lubang rata-rata dibandingkan dengan hanya enam rongga bagi mereka yang menerima kulit biji kakao dalam makanan mereka.

Para peneliti kini merencanakan untuk menguji temuan mereka pada manusia.

Berbicara kepada majalah New Scientist, Takashi Ooshima, dari Osaka University, mengatakan temuan mereka bisa mengarah pada pengobatan baru untuk kerusakan gigi.

“Dimungkinkan untuk menggunakan obat kumur CBH ekstrak, atau suplemen untuk sebuah pasta gigi.”

Bahkan bisa dimasukkan kembali ke cokelat untuk membuat lebih baik untuk gigi, katanya

“Mereka tentu memiliki efek tapi kebersihan mulut yang baik, daripada banyak makan cokelat, adalah cara untuk gigi sehat yang baik.”

Juru bicara British Dental Association mengatakan: “Jika memang benar bahwa cokelat tidak membantu mengurangi kerusakan gigi dan rongga yang hanya dapat menjadi hal yang baik, tetapi Anda harus ingat bahwa cokelat mengandung gula.

“Saran kami tetap sama: jika orang ingin makan permen manis dan minuman mereka harus membatasinya, dan mengunjungi dokter gigi secara teratur.

(Sumber : BBC News)

Cara Merawat Rambut Berkerudung Agar Tetap Sehat dan Segar ? 15 October 2009

Posted by mamazahra in Kesehatan Keluarga.
Tags: , , , ,
4 comments

Saya teringat kepada seorang teman lama yang pernah menanyakan kepada saya kira2x gini pertanyaannya “mba Tika, ada ga cara ampuh agar berkerudung tetap sehat dan nyaman (termasuk menghindari gatal2x karena kepanasan atau menjamurnya ketombe)  ?”

Inner beauty of Jilbab

Well…. ini pertanyaan menarik untuk dijawab. Dan waktu itu saya jawab pertanyaan teman saya tersebut dengan beberapa poin penting. Tapi pagi ini saat saya melihat kembali album kenangan dan teringat teman saya tersebut, saya jadi ingin sharing kepada rekan Wanita Indonesia via blog ini, khususnya moms yang memakai jilbab/kerudung. Ini cuplikan jawaban saya dengan tentunya telah ditambah sedikit info kesehatan dari sana-sini. Maklum saya termasuk ibu yang tdk suka mencari info gossip, tapi info kesehatan dan info2x yang positif lainnya pasti lebih mengasyikan.  🙂

Berikut sharing saya untuk Moms dan para Wanita Indonesia di pagi yang cerah ini…

  • Keramas secara teratur dengan menggunakan shampo yang ringan dan  berbahan herbal atau langsung gunakan shampo khusus untuk yang berkerudung. Berapa kali seminggu? Tentunya disesuaikan dengan jenis rambut moms yaa. Kalo rambut moms normal bisa 2 atau 3 hari sekali, tapi kalo rambut moms cenderung berminyak sebaiknya tiap hari aja. Lebih baik lagi setelah keramas selalu memakai conditioner atau hair vitamin untuk membuat rambut tetap lembut dan sehat. Untuk yang kulit kepalanya cenderung berminyak setelah keramas bisa diolesi dengan jeruk nipis atau lidah buaya, hal ini untuk menjaga kelembaban pada kulit kepala. Demikian pula untuk rambut yang normal yaa. Lebih baik jika melakukan lulur/pijat rambut sesering mungkin. Bisa juga dengan ramuan tradisional khusus untuk kulit rambut dan jika punya budget khusus bisa melakukan creambath atau hair spa secara berkala
  • Jangan memakai kerudung/jilbab pada saat rambut masih basah, jadi rambutnya kudu udah kering ya moms! Oleh karena jika belum kering betul sudah dikenakan jilbabnya, entar rambut moms jadi lembab dan ini sumber 2 sumber masalah akut, yakni: KETOMBE dan GATAL2x;
  • Khusus untuk moms yang memiliki kulit kepala yang cenderung berminyak, kurangi makanan yang terlalu berlemak dan goreng2x an
  • Tidak mengikat rambut dengan karet yang tipis apalagi karet gelang (duh… jangan deh ya mom!), usahakan pakai ikatan rambut yang lebar atau yang berlapis kain lembut dan usahakan mengikat rambutnya jangan di tempat yang sama setiap hari karena akan mengakibatkan rambut patah pada titik ikatan yang berulang. Jadi posisi/tempat ikatan di rambut pun selain harus di ganti2x posisi, juga lebih baik lagi jika rambut diikat berseling antara karet rambut dengan jepitan
  • Pakailah jenis jilbab berbahan katun atau kaos agar menyerap keringat. Jika memang kudu pakai bahan lain bisa memakai kain satin atau sutra. Intinya pakai kain yang bisa menyerap keringat dan memiliki pori-pori besar agar rambut tetap bisa “bernafas”
  • Usahakan untuk tidak memakai jilbab/kerudung dengan helai berlapis-lapis terlalu banyak misalnya lebih dari 3 lapis. Tapi kalo pun moms mau pakai jilbab dengan memakai lebih dari 3 lapis… ya usahakan untuk acara2x yang berdurasi singkat saja. Lapisan2x helai jilbab tsb itu akan membuat rambut moms menjadi sulit “bernafas”. Kesian kaan rambut moms jadi mirip ikan yang kekurangan oksigen..haap..haap! Hal itu akan membuat rambut cepat kusam, kalau ikan warnanya jadi pucet kali yaa…hehe (psst…. ini seriusss!)    🙂
  • Jika moms tidak sedang mengenakan kerudung/jilbab, biarkan rambut tergerai. Kalo kata orang Sunda, “ulah dicangcang wae” (jangan diiket mulu -kata orang Betawi seh)
  • Sisirlah rambut moms sesering mungkin dengan menggunakan jenis sisir bergigi jarang. Hal ini berguna untuk pemijatan pada kulit kepala dan agar rambut selalu punya waktu “re-fresh“. Lakukan sisiran yang saya maksudkan sesering mungkin dalam sehari, makin sering makin baik. Jadi ga betul tuh anggepan kalo Wanita Indonesia berjilbab ga usah sisiran. Yang bener tuh bersisir sesering mungkin akan membuat kulit kepala dan rambut moms jadi semakin sehat;
  • Hal terpenting adalah: jadikan kerudung/jilbab anda sebagai sarana agar anda ‘terjaga’ dari hal2x yang tidak disukai oleh Allah SWT, menjadi tameng utama perilaku dan sikap diri yang negatif, serta membuat anda selalu tampil percaya diri namun tidak arogan, karena arogan adalah dosa yang sangaaat besar, dengan sikap arogan itulah si Iblis diusir Allah SWT dari Syurga. Yuk jadikan jilbab/kerudung kita menjadi faktor yang membuat hidup kita semakin optimis, nyaman (baik untuk diri sendiri maupun terhadap orang lain), serta adjustable (untuk hal2x yang positif tentunya).

Demikian jawaban2x saya atas pertanyaan di atas. Semoga anda, Wanita Indonesia selalu menjadi -mengutip Pak Mario Teguh- “ Wanita Super ” !

Metode Terapi Penyinaran Cancer Baru di RSCM 10 October 2009

Posted by mamazahra in Kesehatan Keluarga.
Tags: , , , ,
1 comment so far

SRT

Ini kabar gembira dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta bagi keluarga Ibu Indonesia yang tengah menderita Cancer. Terapi ini adalah terapi sinar radiasi Stereotactic atau dalam istilah kedokteran biasa disebut Stereotactic Radiation Therapy (SRT). Menurut tim dokter ahli cancer RSCM terapi penyinaran jenis terbaru ini sangat efektif terutama untuk jenis cancer yang masih dini.

Saya baru membaca beberapa jurnal mengenai SRT ini dan ternyata memang jenis terapi ini cukup efektif bagi pasien penderita cancer.

Jenis terapi penyinaran SRT ini dikatakan jauh lebih cepat yakni hanya berkisar satu hingga lima hari saja, jauh lebih singkat jika dibandingkan dengan jenis terapi sinar lainnya. Woww!!

Dengan metode SRT, area cancer dapat tetap dimonitor melalui monitor gambar yang sangat fokus ke posisi cancer tersebut dan organ sekitarnya, sementara dokter melakukan perawatan secara intensif.

Pada terapi ini sebuah tindakan khusus akan dilakukan oleh dokter secara sempurna pada area cancer selama perawatan tersebut, pasien akan mendapatkan kombinasi dari expertise ahli cancer dengan penyinaran dengan radiasi dosis tinggi yang terfokus ke area cancer tersebut dalam jangka waktu yang cukup singkat.

Kelebihan dari SRT ini adalah dapat mengirimkan sinar radiasi yang pas ke area cancer dalam hitungan waktu yang relatif pendek dibandingkan dengan perawatan tradisional sebelumnya.

Kekurangan dari SRT ini adalah terapi tersebut tidak dapat digunakan secara efektif jika area dimana cancer berada terlalu dekat dengan satu area sensitif atau dalam istilah kedokteran dinamakan sensitive normal structure. Untuk masalah ini tim dokter akan memberikan penyinaran yang relatif rendah untuk membuatnya menjadi aman terhadap area sensitif tadi.

Kondisi-kondisi pasien yang diterapi dengan SRT

SRT biasanya disebut juga sebagai stereotactic readiosurgery (SRS) pada jenis perawatan tumor di dalam atau didekat saraf-saraf otak. SRS ini biasanya banyak digunakan untuk melakukan penyembuhan pada kondisi sebagai berikut:

  • Cancer yang menjalar ke area otak (brain metastases)
  • Cancer yang mulai dari dalam otak (gliomas dan tumor otak lainnya)
  • Cancer yang mulai pada permukaan otak, kebanyakan disekitar inti tulang atau kanal telinga (meningiomas atau acoustic neuromas)
  • Cancer yang telah menerima radiasi dan operasi dimana tidak memiliki opsi lainnya
  • Jenis tumor kecil di dada, daerah perut atau di sekitar tulang panggul yang tidak dapat di hilangkan dengan upaya operasi atau treatment radiasi yang konvensional lain.

SRT biasanya disebut pula stereotactic body radiation therapy (SBRT) dimana merefer pada area-area selain dari otak dan saraf tulang belakang. SBRT ini biasa digunakan pada kondisi-kondisi sebagai berikut:

  • Cancer paru-paru yang masih dini
  • Cancer pada paru yang mulai merembet ke tempat lain (lung metastases)
  • Cancer liver yang telah mulai merembet ke daerah lainnya (liver metastases)

List di atas biasanya mendapat perawatan secara umum dengan metode SRT namun bisa juga lebih dari itu jika terdapat kemungkinan lainnya. SRT dapat digunakan pula untuk jenis cancer lainnya yang tidak dapat disembuhkan dengan operasi atau terapi radiasi konvensional. Para pasien yang mengidapt  berbagai jenis tumor yang kecil dan hanya berjumlah sedikit saja sangat dianjurkan memakai jenis terapi SRT ini.

Tentunya tidak semua pasien mendapat kan benefit dari tipe perawatan SRT ini,  sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter ahli onkologis mengenai kelaikan anda untuk mendapatkan jenis terapi SRT tersbut. Namun yang jelas hingga saat ini riset-riset baru semakin marak dilakukan untuk penggunaan teknologi seperti SRT ini.

Semoga bermanfaat ya untuk Ibu Indonesia!