jump to navigation

Obligasi negara Republik Indonesia (ORI) 13 October 2009

Posted by mamazahra in Perencanaan Keuangan Keluarga.
Tags: , , , ,
8 comments

Berikut ini saya akan uraikan sebuah instrumen investasi yang kini tengah marak di negeri ijo royo-royo ini, yakni: ORI. Mahluk apa lagi itu? ORI adalah obligasi negara yang diterbitkan oleh pemerintah Republik Indonesia.

ori

Dalam era demokratisasi saat ini, untuk membiayai pembangunan di seantero negeri ini  pemerintah RI mulai membatasi utang luar negeri dan beralih mencari pendanaan dari dalam negeri (local funding) salah satunya dengan menerbitkan obligasi pemerintah (government bond) secara ritel.

Selain ORI, sebelumnya dikenal pula satu jenis obligasi pemerintah RI bernama SUN (Surat Utang Negara). Baik ORI maupun SUN sama-sama berbentuk obligasi dengan tenor diatas satu tahun. Hanya saja ORI dilepas ke masyarakat investor dengan pecahan senilai Rp 5 juta.

So, bagi Ibu dan Ayah Indonesia yang berencana menabung untuk masa depan keluarga dengan instrumen yang lebih menguntungkan dibandingkan dengan menyimpan di deposito, ORI adalah yang anda perlukan.

Cara menghitung pendapatan investasi ORI

Sebuah ORI002 dengan bunga yang ditawarkan pemerintah RI sebesar 9,28%

Menghitung nilai ORI sekarang

harga pari=1000.000

kupon=9,28%x1000.000=92800 dibayar bulanan

jangka waktu 3 tahun

jika bunga deposito = 7%

Nilai sekarang

= 92800 /12 [( 1 -1/(1+0,07/12)3.12]  +  1000000/ (1+0,07/12)3.12

= 1.064.000

Obligasi dengan harga yang biasa disebut pari atau par dengan harga patokan 100, sedangkan obligasi yang ditawarkan dengan harga diskon 2% dinyatakan bernilai 98% (benefit ini tentunya diluar kupon bunga tetap yang ditawarkan yang biasanya diatas bunga deposito).

Kita dapat melakukan rekap pada contoh perhitungan ORI diatas sbb.:

  • Harga jual sekarang 1000.000
  • Harga perhitungan sekarang 1.064.000
  • Harga jual/pasar dinilai lebih rendah, maka sebaiknya beli karena menguntungkan
  • Selama tingkat bunga bank kecenderungannya turun, maka beli ORI akan jauh lebih menguntungkan dibandingkan menyimpan uang di deposito

Tanggal pemesanan ORI adalah setiap tanggal 8-23 Maret

Info lain seputar investasi di ORI

  • Agen penjual ORI biasanya adalah berupa institusi jasa keuangan yang sudah ditunjuk oleh pemerintah RI. Contoh: Agen Penjual ORI002: Bank Permata, BCA, Citibank, BII, Valbury Asia Sec, Trimegah Sec.
  • Biaya Meterai: 2x 6000 (kecuali Valbury & Trimegah = 0)
  • Biaya penyimpanan:0,005% +PPN (min 2.200 bank Permata; min 30000 (BII); 0,005% +PPN (Valbury); 0 (BCA, Citibank, Trimegah)
  • Biaya Transfer kupon per bulan semua 0 (Valbury 0 jika via rek BCA, Mandiri, Lippo sekota, luar kota 5000; bank lain menyesuaikan)
  • Biaya penjualan di pasar sekunder (per bulan): 0,25-0,5% dari nilai transaksi utk Bank Permata; 25 ribu per transaksi (BCA & Citi); 50 ribu utk BII; 0,5% atau min 30 ribu utk Valbury; 33 ribu utk Trimegah;

Contoh Menghitung ORI (pada keadaan pasar yang bagus/naik)

  • Beli Rp 5 jt di Bank Permata setelah 3 bulan dijual dengan harga 102 (naik)
  • Keuntungan:

bunga 3 bln=9,28%x3/12x Rp 5 jt                                      =  116.000

capital gain=(102%x Rp 5 jt)- Rp 5 jt                                  =   100.000

total keuntungan                                                                         =   216.000

  • Pajak

pjk atas obligasi =20%x116.000                                          =     23.200

pjk atas cap gain=20%x100.000                                         =     20.000

total pjk                                                                                           =     43.200

  • Biaya-biaya

meterai 2×6.000                                                                         =     12.000

penyimpanan &kustodi +PPN= 3×2.200                          =       6.600

biaya penjualan ORI=0.5%x5jt                                             =     25.000

total biaya                                                                                      =     43.600

Keuntungan bersih= 216.000-43.200-43.600             =   129.200

Contoh Menghitung ORI (pada keadaan pasar yang tidak bagus/turun)

  • Beli 5jt di Bank Permata setelah 3 bulan dijual dengan harga 98 (turun)
  • Keuntungan:

bunga 3 bln=9,28%x3/12x5jt                                      =  116.000

capital gain=(98%x5jt)-5jt                                             = -100.000

total keuntungan                                                                =    16.000

  • Pajak

pjk atas obligasi =20%x116.000                                 =     23.200

total pjk                                                                                  =     23.200

  • Biaya-biaya

meterai 2×6.000                                                                =     12.000

penyimpanan &kustodi +PPN= 3×2.200                 =       6.600

biaya penjualan ORI=0.5%x5jt                                     =     25.000

total biaya                                                                              =     43.600

Kerugian bersih= 16.000-23.200-43.600              =   -48.600

Untuk lebih jelasnya, sebaiknya anda datang langsung ke konter2x penjual ORI yang saya sudah tulis diatas, sekalian minta saran untuk rencana pembelian ORI anda.

Bagaimana, sudah siapkah anda menjadi bagian dari para pembeli obligasi negara RI tersebut?

Perencanaan Keuangan Keluarga 12 October 2009

Posted by mamazahra in Perencanaan Keuangan Keluarga.
Tags: , , , , , , ,
add a comment

Hari ini saya akan mengupas satu topik yang kerap dilupakan teman2x yang sudah berkeluarga, sebenarnya topik ini mustinya menjadi kompas utama, yakni Perencanaan Keuangan Keluarga.

Ya! Merencanakan keuangan dalam keluarga selayaknya menjadi salah satu pilar kokohnya bahtera keluarga dalam mengarungi samudera kehidupan yang penuh dengan berbagai dinamika seperti sekarang ini.

rencana keuangan

Saya akan buat uraian ini step demi step, semoga para orang tua, terutama Ibu Indonesia yang biasanya bertugas memenej keuangan keluarga mendapat masukan dari sharing saya kali ini. Bagi yang sudah memiliki planning atau perencanaan dalam format lainnya silahkan berbagi info di sini yaa….

Dalam perencanaan keuangan keluarga ada dua hal yang perlu diperhatikan, yakni:

1)      Sisi Pendapatan

  • Lebih sulit dikendalikan karena tergantung pada pihak luar
  • Rentan jika berasal dari satu sumber
  • Don’t put all your eggs in one basket

2)      Sisi Pengeluaran

  • Lebih dapat dikendalikan (managable)

Langkah Bijak dalam Pengelolaan Keuangan

  • Tingkatkan pendapatan dengan investasi
  • Perkirakan anggaran pengeluaran
  • Lihatlah perbedaan antara pendapatan dan pengeluaran
  • Catat perbedaan dan pangkaslah pengeluaran yang tidak perlu serta tentukan target untuk pengendalian

Tingkatkan Pendapatan Dengan Berinvesasi

  • Jasa: travel biro, asuransi, MLM, pusat kursus dll.
  • Aset Riil: tanah, emas, membuka ruko, photo copy, warung, rumah. makan, industri kecil, dan usaha lain yang dapat dilihat secara nyata.
  • Aset finansial: deposito, NCD, CP, Obligasi, saham, valas, reksadana, SUN, ORI, private equity dll.

Pertimbagan Dalam Memilih Jenis Investasi

  1. Kesesuaian dengan Profil Risiko masing-masing
  2. Keahlian
  3. Tenaga dan waktu
  4. Pikiran
  5. Aktivitas dalam mengelolanya
  6. Konsekuensi yang harus diterima

Anda termasuk kedalam kelompok mana di bawah ini?

  • Kelompok Satu: umur 20-30 (kelompok orang yang baru mulai bekerja)
  • Kelompok dua: umur 30-45 (kelompok yang sudah menikah, dan telah mempunyai anak-anak)
  • Kelompok tiga: umur 45-55 (Kelompok ini memerlukan pembiayaan anak-anak di perguruan tinggi, pernikahan anak, pembiayaan untuk pengobatan diri)
  • Kelompok empat: umur 55 ke atas (Kelompok ini akan mempergunakan pendapatannya untuk kesehatan/ pengobatan dirinya, serta biaya-biaya untuk masa pensiunnya

Plus-Minus Masing-Masing Investasi

  • Wirausaha: (+) fleksibel dan dapat dikembangkan; (-) membutuhkan pengorbanan fisik, waktu dan pikiran
  • Tanah dan Property: (+) harga biasanya selalu naik; (-) tidak likuid
  • Emas: (+) mudah; (-) penyimpana mahal
  • Deposito: (+) dijamin LPS; (-) tidak bisa menutup inflasi
  • Reksadana: (+) tidak perlu pusing karena investasi dikelola oleh para profesional dan keuntungan disesuaikan dengan profil risiko anda masing-masing; (-) nilai investasi tergantung dari Nilai Aktiva Bersih (NAB)
  • Valas: (+) terhindar dari inflasi Indonesia; (-) tergantung fluktuasi harga di dalam negeri dan pasar global
  • Obligasi: (+) dapat bunga tetap; (-) nilai obligasi sensitif terhadap tingkat bunga & tidak dijamin oleh LPS kecuali obligasi pemerintah pusat
  • Forex: (+) spread kecil; (-) amat fluktuatif
  • Saham: (+) pendapatan tinggi; (-) risiko tinggi terutama untuk saham-saham bukan lapis pertama/blue chips

Perkirakan anggaran pengeluaran

  • Perumahan: cicilan rumah, perbaikan rumah, perabot rumah dls.
  • Utilitas: PAM, listrik, telepon, HP, Fax, internet dls.
  • Asuransi: kesehatan, jiwa, pendidikan
  • Makanan: kebutuhan rutin untuk hidup
  • Rekreasi dan Hiburan: TV, TV Cable, Bioskop, tour
  • Pribadi: rambut, facial, loundry, dokter
  • Keluarga: pengobatan, dana pendidikan anak
  • Hadiah/Sumbangan: keagamaan, amal, sumbangan perkawinan, khitan, kematian
  • Rumah tangga: alat-alat kebersihan, sabun cuci, sabun mandi, obat pel, obat nyamuk, sembako
  • Transportasi: kendaraan, angkot, tiket pesawat, ojek, biaya tune up kendaraan/bengkel, oli mesin
  • Pajak: PPH, PPN, Pajak Bumi dan Bangunan, Pajak kendaraan
  • Lain-Lain: cicilan motor, jasa hukum, iuran kematian, perserikatan

Tips dalam Pengelolaan Keuangan Keluarga

  1. meningkatkan pendapatan dengan investasi
  2. harus mengendalikan anggaran pengeluaran
  3. bandingkan perbedaan antara pendapatan dan pengeluaran agar dapat dikendalikan, dan
  4. dilakukan pencatatan perbedaan, pangkaslah pengeluaran yang tidak perlu, dan tentukan target pengendalian.
  5. Biasakan lakukan pencatatan untuk setiap uang masuk dan uang keluar sehingga jelas perbedaan antara uang kasir dan uang kasur

Saran-saran

  • Berikit adalah sebuah saran bagi anda para pembaca yang budiman. Bagi keluarga yang menginginkan investasi yang aman, amat dianjurkan untuk berinvestasi di Deposito (20 %), ORI (30%), Wirausaha (30%), Reksadana (10%), lainnya (10%). Jika tingkat bunga cenderung turun seperti sekarang, investasi pada ORI aman dan amat menguntungkan. Wirausaha menjadi pilihan tepat bagi yang berjiwa pengusaha.
  • Tentunya selain dari saran saya diatas, semua perencanaan keuangan keluarga sangat tergantung pada kondisi keuangan saat ini dan apa goal yang ingin dicapai dimasa yang akan datang. Hal terpenting adalah bukan terletak pada seberapa besar dana investasi yang anda milik saat ini, namun seberapa benar/baik anda mengelolanya.
  • Dalam jenis perencanaan keuangan keluarga yang lebih kompleks lagi insyallah saya akan bahas pada desempatan yang akan datang. Kompleksitas akan berkisar pada stratum pendidikan anak hingga ke jenjang tertinggi berikut rencana biayanya, perhitungan biaya perbedaan kurs mata uang (jika memiliki rencana menyekolahkan anak ke luar negeri), pengeluaran rutin lainnya seperti: program jalan2x sekeluarga pada tiap semester, charitable activities, pembekalan biaya kesehatan, serta other expenses yang biasa ada pada keluarga yang memiliki hobi unik seperti: gardening, motor bike, car touring, travelling, dll. Selain itu, menariknya topik lanjutan dari tema ini akan meluncur pula idea dan pengalaman kami dalam melakukan financial re-engineering atas income yang didapat perbulan secara biasa menjadi luar biasa. So, ditunggu aja nanti akan saya sharing koq.

Sukses selalu ya!